Tips Bertanya: Agar Tidak Terlihat Bodoh di Forum Online
fathurhoho

Tips Bertanya: Agar Tidak Terlihat Bodoh di Forum Online

Published by:
Bahasan tulisan ini sudah banyak diterbitkan di blog, situs, atau forum lain.
Namun saya rasa merasa harus menerbitkannya di blog ini karena kedepannya akan sering saya gunakan sendiri dan dapat saya pertanggung jawabkan sepenuhnya.

Saya pernah merasakan pahitnya menjadi pemula yang bertanya kesana kemari namun tidak membuahkan hasil, bahkan kadang kala harus menelan pedasnya lontaran orang-orang di forum online. Sehingga saya tidak ingin orang-orang jatuh ke lubang yang sama karena kebodohan yang pernah saya lakukan.
Tips Bertanya di Forum Online
Tahapan belajar memang seperti itu, banyak sekali masalah-masalah yang nantinya akan dihadapi. Suatu saat kita akan berhadapan dengan suatu masalah yang sulit untuk dipecahkan sendiri, sudah searching tidak juga ketemu solusinya (ini juga belum tentu dilakukan), hingga terpaksa kita harus bertanya ke orang lain.
Di zaman sekarang, komunitas online lah yang paling bisa diandalkan.

Sudah lumrah jika di forum online, adalah kesenangan bersama untuk melakukan troubleshooting.
Sayangnya ..

.. seringkali hal ini tidak lagi menarik jika si penanya tidak paham cara bertanya yang baik sehingga kita malas menanggapi.
Oleh karena itu..
Berikut beberapa tips agar pertanyaanmu tidak diabaikan di forum online.

#1 Sebelum Bertanya

Penting untuk berusaha terlebih dahulu sebelum bertanya. Berusaha yang paling gampang dilakukan adalah membaca.
Saat-saat menghadapi masalah sebenarnya bisa kita jadikan tantangan tersendiri untuk menguji kemampuan diri, yakin saja kalau kita bisa memecahkan masalah (setidaknya sudah berusaha) daripada langsung bergantung kepada orang lain.

a. Search the fine web (STFW)

Searching terlebih dahulu di internet.
Jangan tersinggung kalau kalau suatu saat kamu bertanya malah disuruh googling, ini bukan tanpa alasan.

Percaya atau tidak,  sebagian besar masalah yang kita hadapi sekarang sudah pernah dialami oleh orang lain, bahkan di zaman sekarang orang-orang sudah menggunakan internet untuk berbagi cara pemecahan masalahnya. Cara menggunakan internet tidak perlu diajarkan lagi kan :P

b. Read the fine manual (RTFM)

Jika kita menggunakan produk, baik fisik maupun digital, selalu disertakan panduan penggunaannya (manual book). Sayangnya memang selera membaca manusia rata-rata sangat rendah. hehe
Saya ga bilang orang Indonesia malas membaca, bule juga banyak kok yang begini.

Kita ambil contoh di forum linux, tidak jarang pengguna baru mengabaikan fitur perintah man di terminal. Maka jangan tersinggung kalau kamu bertanya bedanya perintah ls dengan cd lalu tidak ada yang menanggapi. Padahal semuanya tertulis lengkap disana, bahkan bisa dipraktekkan sendiri.

c. Read the F.A.Qs (Frequently Asked Questions)

FAQs yang saya maksud disini bisa jadi ada 2. FAQs atas produk yang kamu gunakan, maupun FAQs di forum itu sendiri. Forum biasanya menyertakan FAQs sebagai fasilitas, ini berguna sekali. Tujuannya untuk mencegah datangnya pertanyaan yang sama berulang-ulang.
So, silakan dimanfaatkan kalau ada.

---
Dengan melakukan 3 hal dasar diatas, kalaupun nanti ada kebingungan, pertanyaanmu cenderung akan lebih smart, daripada menanyakan: apa itu router?, kamu akan bertanya tentang: bagaimana proses ip routing yang terjadi jika 3 buah router menggunakan protocol routing yang berbeda dan berada dalam network trafik yang berbeda.

Lebih smart mana. ?

Baca juga: Konsep Dasar Routing

ahh, that’s okay, there's no such thing as a stupid question.
Ini jangan ditelan mentah-mentah, pertanyaan bodoh dengan pertanyaan cerdas itu tentu ada bedanya. Lebih tepatnya, pertanyaan bodoh memang tidak ada. Yang ada itu: cara bertanya yang bodoh.

Diatas masih tahapan sebelum bertanya, masih ada lagi yang perlu diperhatikan jika kamu tidak ingin pertanyaanmu diabaikan di forum online.

#2 Saat Bertanya

Sebelum ke tips bertanya, kita pahami dulu etika bertanya dan mindset yang perlu dibangun.
Bertanya artinya, kita meminta tolong kepada orang lain. Agar dia mau meluangkan waktunya untuk membaca, menganalisa, dan (mencoba) membantu memberikan pemecahan masalah yang sedang kita alami. Sehingga, ketika bertanya kita harus:
  • Lakukan dengan sopan, dan santun.
  • Gunakan bahasa yang baik, dari segi intonasi, pemilihan kata dan tanda baca.
  • Bersabar, jangan maksa.
  • Bertanya dengan jelas, berikan informasi se-detail mungkin.
Yang pertama tidak usah dibahas panjang lebar, namanya bertanya, minta tolong, sudah tentu harus dilakukan dengan sopan dan santun. Tiga point terakhir yang akan kita bahas.

a. Gunakan bahasa yang baik dan benar

Tidak harus sempurna mengikuti tata bahasa, yang penting bahasa yang digunakan enak dibaca dan mudah dipahami. Jangan sekali-kali menggunakan singkatan karena orang enggan membacanya, apalagi menggunakan bahasa al4y.
Jangan yah.

# Tanda Baca
Meski mudah dipraktikkan masih saja ada orang yang tidak mau atau tidak paham menggunakan tanda baca yang benar. Misalnya seperti ini:
[Q]: ada yang jual mikrotik rb750

Diatas adalah contoh pertanyaan yang tak layak mendapat jawaban. Tidak punya tanda tanya [?]. Orang juga bingung membedakan itu pertanyaan atau pengumuman. Kalau saya perhatikan, ini sering terjadi di forum perpesanan instan, contohnya telegram. Mungkin karena instan tak perlu lika liku seperti di reddit, kaskus, stack overflow dll yg harus dilakukan saat submit thread. Makanya lupa naro tanda baca, atau emang sekarang trend nya begitu.
Entah lah :))

# Istilah-istilah alay
Satu lagi yang tak kalah penting (bagi saya pribadi). Sekarang zamannya mengkelas-kelaskan orang lain di forum internet dengan istilah-istilah shifu, master, suhu, newbie, mastah, dan sejenisnya.
Misalnya seperti ini:
[Q]: mohon izin newbie ingin bertanya, suhu-suhu disini ada yg menggunakan kali linux. gmn cr.a install compiz di kali linux. mhon pncerahannya mastah. maklum masih newbie, mohon pencerahannya suhu sekalian

Bagi saya itu sama sekali tidak terlihat seperti pujian atau kerendahan hati, terkesan seperti sarkasme. Bukan memuji tapi seperti menyindir. Ada rasa jijik yang saya rasakan kalau melihat pertanyaan seperti itu.
Apalagi…
Kalau predikat newbie dijadikan sebagai tameng pembelaan diri. Ada aja saat orang-orang yang seperti itu sudah diberikan penjelasan, tak mau baca, dan memaksa orang lain untuk memaklumi ketidakmauannya.
Mohon maaf ms masih newbie, mohon bimbingannya. Pret!

Jadi mulai sekarang, lupakanlah istilah-istilah newbie dan suhu diatas. Itu sama sekali tidak penting, ga ada pengaruhnya, justru efeknya bisa jadi buruk. Bisa jadi, dengan meng-(kacungkan) diri dengan predikat newbie malah menjadikan kamu bulan-bulanan di forum online.
Saya bilang bisa bisa jadi, berarti tidak semuanya. Nyatanya masih ada forum sekarang yg sah-sah saja dengan istilah seperti itu. Kalau saya sih, NO. Entah kalau anang.

Baca Juga: Memahami Makna Kebodohan

Satu lagi, contoh:
[Q]: help gan, wifi ane ga detect kenapa ya.

Ternyata setelah ditelusuri, si TS baru 2 minggu menggunakan linux, dan saat ini menggunakan kali linux. 
Ini ironi. Rencana pakai Kali Linux untuk membobol wifi, lalu bertanya ke kenapa wifi di kali linux tidak detect. hemm.
Mohon dicatat:
  1. Jika kamu masih pemula di GNU/Linux, Kali Linux SAMA SEKALI tidak cocok untukmu.
  2. Membobol wifi itu hacking kelas teri, so, itu memalukan kalau sampe ditanyakan.
  3. If you're smart enough to ask this question (AND USE KALI LINUX), you're smart enough to RTFM and find out yourself.

b. Jangan (pernah) berasumsi bahwa kamu berhak mendapat jawaban

Tidak satu dua kali saya melihat orang bertanya nyolot, ngotot, memaksa agar segera mendapat jawaban. Tingkah lakunya banyak, dengan me-repost pertanyaan, mengeluh di forum, cross-posting di semua forum. de el el.
Jika kamu membeli sebuah produk juga layanannya, atau berlangganan di forum berbayar, silakan seperti ini. Tapi jangan pernah memaksa seperti ini di forum GRATIS. Tidak ada hak :D

Jika pertanyaanmu diabaikan oleh member yang lain, pahamilah beberapa kemungkinan berikut:
  1. Pertanyaannya terlalu mendasar, gampang ditemukan di search engine.
  2. Kata-kata yang digunakan sulit dipahami.
  3. Deskripsi tidak jelas.
Dua point pertama sudah saya jelaskan diatas. Selanjutnya kita akan bahas point ke 3 yang menjadi inti utama tulisan ini.

Oh ya, sebelum kesana, masih beberapa contoh sikap ‘maksa’ yang kerap dilakukan oleh si penanya.

# Japri (Jalur Pribadi) – Bypass biar cepet!
Ini juga salah satu sikap maksa. Tidak satu dua kali saya mengalami ini. Banyak sekali orang-orang yang nyelonong mengirimkan pesan pribadi baik di facebook, telegram, de el el.
Jangan pernah berfikir dengan cara seperti ini orang akan mau menanggapi, justru sebaliknya.
Pahami hal berikut kalau kamu mengirim pesan pribadi ke orang lain:
  1. Bertanya di group / forum, berpeluang LEBIH CEPAT mendapat solusi, karena audience nya banyak.
  2. Bermanfaat bagi banyak orang, bahkan bisa menjadi arsip. Di forum, tanpa dirangkum juga, case tersebut ada kemungkinan tampil di search engine.
  3. Tidak sopan. Iya kalau izin terlebih dahulu untuk mengirim pesan ke yang bersangkutan. Sayangnya tidak (sering begini), main nyelonong aja. Perlu dicatat kalau setiap orang memiliki kesibukan masing-masing. Notifikasinya bisa membuat orang jengkel.
Saya tidak habis fikir dengan mereka yang nyelonong ke pesan pribadi, alasannya sebagian besar adalah tidak percaya diri bertanya di group. Tapii…  itu malah terlalu tak tau diri bertanya di pesan pribadi, emangnya sudah bayar berapa sih sampai harus dilayani secara khusus? :P
Mending cari guru private saja.

Ini opini pribadi. Kalau tidak percaya diri bertanya di forum, berarti ada masalah kepribadian yang sedang kamu alami, secara maya saja sudah tidak punya nyali. Apalagi …
Ah sudahlah ~

c. Tips bertanya: Berikan deskripsi yang jelas pada pertanyaan.

Ingat bahwa orang-orang di forum tidak bisa me-remote komputer yang kamu gunakan sehingga tau persis detil permasalahan yang sedang kamu alami, mereka juga bukan dukun yang bisa nerawang. Jadi, ketepatan analisa hanya berdasarkan sejauh apa informasi apa yang kamu berikan kepada mereka.

Contoh 1:
[Q]: Help gan ada yang tau kenapa komputer ane ga bisa nyala?

Contoh 2:
[Q]: Komputer ane ga mau nyala nih. Tadi ane baru dapet notifikasi update software anu, pas lagi update lama banget ane tungguin tiba-tiba nge-hank. Terus ane matiin paksa, sekarang ga bisa nyala gan, cuma stuck di logo anu.
Ane pake sistem operasi anu, versi anu. Spesifikasinya blablablalblaa…


Lebih enak nerawang analisa yang mana? Contoh 2, tentu.
Bagaimana dengan contoh 1, patut diabaikan kan? Orang-orang juga enggan menanggapi,  karena nantinya akan menyusahkan diri sendiri, harus berlelah-lelah mengorek informasi dari si penanya.

Contoh ini memang saya karang sendiri, tapi fakta sejenis memang banyak. Jika kamu ingin permasalahan mudah teratasi dengan bantuan orang lain, maka luangkanlah waktu sejenak memberikan deskripsi yang jelas agar tak menyusahkan mereka.

# Berikut tips yang perlu dilakukan saat bertanya:

  1. Ceritakan detil deskripsi permasalahan yang sedang dialami.
    Lihat contoh diatas.
  2. Hal-hal yang (sebelumnya) sudah dilakukan, dan beberapa faktor yang kemungkinan jadi penyebab masalah.
    …, oh ya tadi ane baru anuin software anu, tiba-tiba jadi anu. …
  3. Harapan yang diinginkan, kenyataaan yang dialami.
    …, ane mau konfig routing anu, seharusnya pas ane kasih command anu, hasilnya jadi anu. Tapi kenapa hasilnya malah anu..
  4. Bila perlu, sertakan informasi environtment, atau spesifikasi software dan hardware yang kamu gunakan.
  5. Kirimkan juga screenshot / screencapture bila perlu.
  6. Don't ask to ask, just ask!
Point 4 dan 5 menjadi opsional namun bisa juga menjadi keharusan tergantung kondisi yang terjadi.

# Hal yang perlu dihindari saat bertanya:

  • Jangan pernah mengirimkan foto / jepretan dari handphone untuk mengirimkan kode error, apalagi gambarnya buram. Ini menandakan kamu seorang pemalas. ‘kan bisa pakai program screenshot di desktop.
  • Kalau case bukan tentang Desktop Environtment (contoh), ya ga perlu screenshot seluruh layar. Cukup screenshot area yang spesifik, bila perlu berikan notasi teks atau tanda panah, dan sejenisnya.
  • Error yang terjadi pada code atau output terminal harusnya jangan dilampirkan dengan screenshot. Apalagi sampai di paste semua ke halaman percakapan. Gunakanlah aplikasi seperti pastebin.com untuk nge-dumping pesan error tersebut.
  • Jangan bertanya "misi mas, boleh nanya gak?", langsung tanya. Ini terlalu bertele-tele.
    Also do not ask meta questions! "mas, disini ada yang pake program anu gak?". Langsung tanyakan. Kalau pertanyaannya jelas mudah-mudahan dijawab. Ga perlu three-way handshake dulu, kelamaan -_-

#3 Setelah Bertanya

Sabar ya mas, saya juga ga terfikir sebelumnya kalau artikel ini bisa jadi panjang.

Setelah bertanya ada beberapa hal lagi yang perlu dilakukan, yaitu: jangan kabur.
Jangan kabur, ini lho sering. Setelah berbagi masalah, si TS (Thread Starter) lalu kabur hilang ditelan dunia. Bagaimana rasanya jika kamu sudah membalas dengan penjelasan panjang lebar nan hebat, lalu si penanya hilang tanpa respon sama sekali.

Setidaknya berikanlah update mengenai kelanjutan masalah tersebut.  Akan lebih keren lagi jika kamu mau memberikan rangkuman atas pemecahan masalah tersebut. Ini akan menjadi catatan yang bermanfaat untuk teman-teman yang lain.

Saat ini Anda bertanya kepada orang lain atas masalah Anda, suatu hari nanti akan datang seseorang untuk menanyakan hal yang sama kepada Anda.

Tambahan

Sebagai penanya kita harusnya tak egois memikirkan kepentingan diri, ke forum hanya untuk membawa masalah, atau hanya meminta resource, buku, video, dll. Kemudian hilang tanpa ada feedback. Setidaknya cobalah membantu permasalahan orang lain juga, agar keberadaan kita benar ada manfaatnya.

Saya menulis ini karena sudah jenuh melihat bertambahnya orang-orang dengan kebiasaan buruk diatas. Seringkali aktifitas diskusi tak lagi menyenangkan jika si penanya yang pemalas itu datang. Belum lagi faktor X yang ditimbulkan, contohnya respon dari member lain yang menjadikan suasana diskusi tak lagi kondusif.

Sebagai penjawab, kita juga perlu memperhatikan beberapa hal. Minimal berusaha memahami keadaan si penanya, agar mencegah keluarnya jawaban-jawaban yang menimbulkan kesenjangan. Jawaban RTFM-STFW memang kadang perlu dilontarkan, namun alangkah lebih baik jika kita memberikan sedikit clue atau keyword yang sesuai, yang demikian lebih bermanfaat bagi si penanya.

ahh, finally.
too long, didn't read. Whateve.. please share if you like this post :)

Referensi

- Smart Questions: http://www.catb.org/esr/faqs/smart-questions.html
- Kita Bukan Paranormal, Bro!: http://petruknisme.com/2016/07/14/kita-bukan-paranormal-bro/
- Tips Melaporkan Error: https://software.endy.muhardin.com/java/tips-melaporkan-error/

0 comments:

Post a Comment

Back to top