2018
fathurhoho

Mengulas Trik Menghasilkan Uang Dari Telegram – (Emangnya Bisa?)

Published by:
uang dari telegramKemarin saya iseng-iseng buka youtube, karena belakangan ini lagi kepo untuk urusan screencasting. Engga sengaja ketemu banyak banget video yang nge-share cara mendapatkan uang dari telegram hingga ratusan dollar, bisa dibayar via paypal, bitcoin, dan lain segala macem.

Katanya cuma nge-start bot aja, terus bisa panen dolar. Halah, yang bener aja. Karena saya juga butuh uang, jadi saya intip sedikit videonya. Ternyata bener, sampah. Jadi tulisan ini merupakan wujud kekesalan saya untuk mereka-mereka yang tlah tega menipuh.
fathurhoho

Report Spam: Hal yang Menyebabkan Tidak Bisa Mengirim Pesan di Telegram

Published by:
Tidak bisa mengirim pesan telegram"Kenapa saya tidak bisa mengirimkan pesan di telegram?" Entah sudah berapa pengguna yang menanyakan di group kenapa dia tidak bisa mengirimkan pesan di telegram. Apakah kamu pernah mengalaminya? Kalau pernah, selamat! Kamu tidak sendirian.

Kali ini saya akan share pengalaman mengenai report as spam di telegram, hal-hal yang membuat akun telegram di banned/blokir oleh telegram hingga cara mengatasinya.
fathurhoho

Berlangganan RSS Blog Favorit dan Mengelolanya di Mozilla Thunderbird

Published by:
Feed Reader Menggunakan ThunderbirdTahun 2018 ini saya mencoba meningkatkan produktifitas dengan menghindari ‘do nothing’ dan sebisa mungkin memanfaatkan waktu luang yang ada. Salah satu caranya adalah mengorganisir kembali susunan blog dan situs yang saya subscribe. Saya punya jadwal rutin membaca buku, paling tidak 2 jam sehari.

Kalau urusan buku, epub reader dengan calibre sangat membantu. Selain itu, saya juga berlangganan ke beberapa blog favorit. Tapi karena tidak semua blog tersebut menyediakan newsletter melalui email, jadi ada beberapa blog yang saya bookmark secara manual di browser.
fathurhoho

Pergi Kemana Cita-Cita Mulia yang Setinggi Langit Itu?

Published by:
Jadi karyawan di ibukotaBlog ini memang sebagian besar isinya curhatan saya semua. Jadi yah isinya tentang saya saya, dan saya melulu. Tapi, saya hanya beberapa kali menuliskan kisah hidup di blog ini. Walah, kisah hidup. Sedap betul kata-kata ini.

Seperti mematok palu untuk nasib sendiri "thur, inilah hidupmu, 3 tahun kedepan. Jadi karyawan". Yah, karyawan di ibukota, yang (katanya) hidupnya seperti mesin, pergi pagi, pulang petang, kerja untuk orang.

Oh bukan, bukan. Bukan bermaksud mengingkar nikmat, saya paham betul bahwa banyak saudara disana yang sulitnya bukan main demi untuk memperoleh pekerjaan.
Back to top