Baru Install Telegram? Lakukan Tips Berikut
fathurhoho

Baru Install Telegram? Lakukan Tips Berikut

Published by:
Belakangan ini telegram menjadi aplikasi perpesanan yang ramai dibicarakan. Sejak berita pemblokiran telegram oleh pemerintah Indonesia beberapa waktu lalu, banyak sekali kontak di handphone saya yang baru menggunakan telegram.

Hal ini dapat diketahui karena notifikasi yang saya enable jika salah satu kontak saya baru membuat account telegram yang baru.

"Lucunya sih sudah di blockir kenapa baru pakai sekarang?" hehe.

Alhamdulillah sekarang pemerintah sudah membatalkan pemblokiran tersebut. So, keep calm and send telegram!!

Let's Send Telegram!

Ada beberapa tips sederhana jika kamu baru memasang telegram di handphone atau desktop kamu.

#1 Setting Profile

Seperti aplikasi chat lain, disini kamu bisa mengubah First Name, Last Name, dan @username.
Kamu yang sekarang pakai whatsapp barangkali pernah bergabung ke grup, dan isi membernya angka semua kan?

wwkkw. Ini enaknya telegram.

Nomor handphone yang kamu gunakan tidak akan diumbar-umbar, privasi terjaga. Terutama pada momen tertentu kamu harus screenshot percakapan grup, adalah hal yang sulit kalau harus mem-blur nomer-nomer anggota grup di whatsapp agar tidak tersebar.

Kalau tidak menggunakan nomer handphone, bagaimana saya bisa menghubungi pengguna telegram yang lain?

Jawabannya, kamu bisa menggunakan username.

Ini opsional, bisa kamu gunakan, bisa juga tidak. Dengan menggunakan username di telegram, akun kamu bisa ditemukan di halaman search telegram.

Seperti contohnya saya menggunakan:
Username juga bisa digunakan untuk bot (wajib), dan public supergroup. Sehingga memudahkan orang-orang yang ingin mencari grup/bot/channel tertentu di telegram.

Jangan lupa ganti bio di akunmu agar terlihat lebih kekinian.

#2 Atur Notifikasi

Secara default, notifikasi di telegram akan aktif semua, baik di private message, channel, maupun grup.

Agar tidak terganggu, saya sarankan untuk mematikan semua notifikasi.

Opsinya cukup banyak, seperti play sound, show message preview, show senders name (di pop up notification), dan led colors. Ini semua bisa kamu atur sesuai selera.

#3 Matikan Autodownload

Telegram adalah aplikasi chat yang mengandung banyak sekali file-file besar, apalagi kalau kamu tergabung di puluhan bahkan ratusan grup atau channel.

Secara default, fitur autodownload akan enable.

Bayangkan jika salah satu anggota grup mengirimkan 10 film korea dengan masing-masing besar file 1GB. Tentu saja ini merugikan quota kamu.

Oleh karena itu, matikan saja fitur autodownloadnya. Disini juga banyak opsi yang dapat ditemukan seperti automatic photo download, automatic video download, dan juga gif.

#4 Ganti Background dan Tema


Jujur saja, saking simpel nya, background bawaan telegram sangat tidak menarik bagi saya. Kamu bisa menggantinya menjadi gambar apapun yang kamu sukai.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa mengganti tema atau tampilan telegrammu.

Banyak sekali channel yang menyediakan tema gratis, seperti berikut:
  • @themes : official channel telegram untuk tema desktop.
  • @androidthemes: official channel telegram untuk tema android.
Apakah saya bisa membuat tema sendiri?
Tentu bisa.
Caranya bisa kamu baca di tautan ini.

#5 Tingkatkan Privasi dan Security

Saya pribadi tidak suka orang-orang mengetahui kapan terakhir kali saya online, berapa menit / jam / hari yang lalu saya terakhir membuka telegram. Ini bisa dinonaktifkan dengan mengganti last seen status menjadi recently.

Jika ada suatu hal yang membuat kamu harus mengaktifkan fitur ini, telegram juga menyediakan exception list dimana kamu bisa mendaftarkan orang-orang yang bisa melihat last seen status.

Pernah merasa jengkel jika ada orang yang tiba-tiba menginvite kamu ke grup?
Ini bisa kamu hindari di telegram. Kamu bisa mengatur siapa saja yang bisa mengundang kamu ke grup.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa mengatur siapa saja yang bisa menelfon akun telegrammu.

Nyantai banget kan?

Telegram juga aplikasi perpesanan yang benar-benar aman. Saya kadang meninggalkan desktop dalam keadaan tidak terkunci. Kalau ada orang iseng, dia bisa saja membaca semua percakapan saya di telegram.

Kamu bisa membuat passcode lock! Di desktop, kamu bisa mengaturnya dengan password, sedang di android bisa menggunakan pattern atau PIN. Mantaffs!

Baca juga: Beberapa Grup dan Channel Telegram Terbaik yang patut kamu ikuti.


Tambahan

Di telegram terdapat banyak sekali grup-grup atau channel-channel public berbagai topik. Saya sendiri mengelola beberapa grup yang bertopik jaringan komputer, linux dan blogging.
Faktanya, grup yang banyak terkadang menggangu aktifitas kita sehari-hari.

Apalagi account yang kamu gunakan sekaligus digunakan untuk keperluan kerja juga.

Maka dari itu jika kamu cukup aktif di berbagai grup telegram, saya sarankan membuat lebih dari 1 account. Minimal 2, ini untuk memisahkan keperluan pribadimu dengan chit-chat lainnya. Yah syaratnya kamu harus mendaftarkan nomor handphone baru untuk account tersebut.

Terserah mau menggunakan identitas anonimus atau bukan.

Saya sendiri menggunakan account selain @fathursaragih untuk berkelana di telegram, bahkan nomor yang saya gunakan untuk akun tersebut sudah tidak aktif lagi sejak berbulan-bulan lalu.

Gimana kalau akun tersebut diaktifasi kembali oleh privider dan ada pengguna barunya?
Tidak perlu khawatir.

Karena saya sudah mengaktifkan two-step-verification yang terkait ke email saya. hehe.
Sehingga jika saya login di account baru akan ada challenge password yang harus diisi.

Sekian tips singkat bagi kamu yang baru menggunakan telegram.
Ada yang kurang? Silakan ditambahkan dikolom komentar ^ ^
So, keep calm and send telegram!

0 comments:

Post a Comment

Back to top