Soal pemilihan sepatu gunung saya katakan sangat penting ya. Ga boleh asal-asalan. Karena kalau sepatunya atau sizenya ga sesuai, akibatnya bisa fatal. Karena sepatu gunung akan kita gunakan dalam durasi yang sangat lama, berjam hingga puluhan jam.
Nah saya lupa menyinggung tentang sepatu pada tulisan saya sebelumnya tentang peralatan mendaki gunung. Jadi saya tuliskan disini aja deh.
Murah dan Best Seller
Saya jadi teringat saat memilih sepatu lari, kami bisa keliling kota untuk fitting demi memilih sepatu yang paling sesuai. Tapi kali ini kami rasa engga sempat melakukan itu, jadi searching aja di online marketplace sepatu yang paling banyak dipakai dan review positifnya saja dari para pembelinya.
Akhirnya kami putuskan menggunakan sepatu dari SNTAoutdoor atau disingkatnya SNTA yang tingkat penjualannya cukup tinggi dan testimoni positifnya yang lumayan. Di sisi lain, ekspektasi juga harus ikut disesuaikan mengingat harganya yang cukup murah.
Ga Empuk, Butuh Insole Tambahan
Karena kaki saya sudah terbiasa dengan sepatu lari yang empuk-empuk, jujur saya katakan sepatu gunung dari SNTA ini ga empuk. Malah lebih mendekati sepatu Boat karena beneran engga ada midsolenya, hanya ditopang oleh rubber otsolenya saja. Cukup aman pada bagian tumit namun ground contact akan sangat terasa pada telapak kaki bagian depan.
Apalagi saat pengetesan sepatu ini kami lakukan di trekking cisadon yang mana sebagian jalurnya adalah bebatuan. Sebelumnya saya pernah trekking cisadon pakai sendal gunung, nah rasanya ga jauh beda dengan pakai sepatu gunung SNTA ini. Asli rasanya kayak lagi latihan penguatan telapak kaki.
Maka menurut saya wajib banget mengganti insole bawaannya ke insole yang lebih empuk. Karena insole bawaanya juga ternyata tipis sekali. Kami ganti dengan merk Bangni dan hasilnya lumayan jauh lebih baik.
Durability dan Kesan Setelah Pendakian Gunung Gede
Karena tidak ada outsole yang dilem ke midsole, maka saya yakin sepatu ini akan awet. Namun tetap saya bawa ke service sol untuk dijahit tambahan untuk melepas kekhawatiran selama pendakian. Ini foto setelah melakukan pendakian ke Gunung Gede via Putri.
Sengaja saya paparkan sepatu milik istri karena milik saya sendiri hampir tanpa robekan atau kikisan sama sekali. Namun terlepas dari gaya penggunaanya, menurut saya outsolenya kuat sekali juga uppernya tidak terlihat adanya bekas pemakaian.
Simpulan
Menimbang harganya sekitar 300 hingga 400 ribuan rupiah dengan kualitas yang ditawarkan. Sepatu ini sangat saya rekomendasikan, dengan kekurangan yang sudah saya sampaikan di atas.
Saya sendiri masih penasaran karena saat perjalanan turun, kaki rasanya sangat tersiksa, padahal sudah upsize dan iketannya sudah dikencangkan untuk heel lock, tapi tetap aja. Mungkin lebih kesesuaian sepatunya dengan bentuk kaki, atau apalah, ga ngerti, semoga lekas ketemu solusinya.


0 comments:
Post a Comment
Berkomentarlah dengan bijak